My name

Kamis, 27 Juni 2013

Oleh oleh dari Cianjur "Hidup itu jangan lupa bersyukur dan berjuang"


Met pagi diary….

Hari ini diklat yang aku laksanakan di PPPPTK Cianjur selama 10 hari sudah selesai. Banyak banget pengalaman yang aku peroleh. Selain menambah pengetahuan terkait materi pengelolaan sekolah berbudaya lingkungan juga pengalaman-pengalaman hidup yang membuat aku semakin menyadari bahwa hidup itu tidak selamanya menatap ke atas tapi perlu juga menatap kehidupan dibawah kita agar kita selalu ingat untuk bersyukur.
Salah satu kisah dari seorang teman yang pernah menghadapi masa kritis dalam kehidupannya. Beberapa tahun laulu dia menderita  penyakit Thalassemia yang kata dokter sewaktu-waktu dapat mengambil nyawanya. Penasaran dengan penyakit ini makanya aku googling cari-cari informasi dan akhirnya aku dapat artikel tentang penyakit tersebut.
Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak dan berumur pendek. Seperti yang kita ketahui bahwa umur sel darah merah normal itu 120 hari. Sehingga penderita penyakit ini akan mengalami gejala anemia, pusing dan muka pucat, badan lemah, sukar tidur  dan nasfu makan hilang. Thalasemia dapat terjadi akibat ketidak mampuan sumsum tulang membentuk protein yang dibutuhkan untuk produksi hemoglobin sebagaimana mestinya.
Teman saya diketahui menderita penyakit tersebut saat dia kuliah semester akhir. Disaat dia harus berjuang menyelesaikan skripsinya dia pun harus berjuang untuk hidupnya. Hanya ada dua pilihan yang ditawarkan oleh dokter pada saat itu yaitu operasi sumsum tulang belakang ataukah hanya diberi obat dengan resiko semaktu-waktu dia harus pergi untuk selama-lamanya. Pada saat itu temanku memilih untuk tidak operasi karena dia berfikir operasi resikonya juga cukup besar andaikan terjadi kesalahan, resiko lumpuh seumur hidup harus diterima. Disela-sela perawatannya dia hanya meminta satu kepada Allah yaitu andaikan di panggil semoga hal itu terjadi  setelah dia selesai diwisuda. Dia akan merasa bersalah kepada orang tuanya jika dia belum bisa menyelesaikan kuliahnya. Selama proses perawatan buku-buku selalu menemaninya tekadnya sangat kuat, skripsi harus segera diselesaikan karena waktunya tidak panjang lagi begitu pemikirannya saat itu. Dan akhirnya diapun bisa maju untuk skripsi dan hasilnya pun sangat luar bisa memuaskan. Di saat menunggu wisudanya penyakitnya semakin parah dia sudah pasrah dan diapun dijemput ayahnya untuk pulang ke Klaten dengan tujuan agar dia dekat dengan keluarganya. Dia dijemput dengan menggunakan Travel. Di dalam perjalanannya dia bertemu dengan seseorang yang bertanya kenapa dia kelihatan pucat, ayahnya bercerita kepada orang tersebut tentang penyakit yang diderita teman saya. Entah pengalaman apa yang dimiliki orang yang bertanya tersebut sebelumnya, dia memberi tahu ada beberapa resep obat herbal yang apa saja komposisinya saya lupa. Singkat kata selama di rumahnya teman saya mendapatkan perawatan secara herbal berdasarkan resep yang di berikan orang di travel tersebut. Dan hasilnya sangat tidak di duga lama kelamaan kondisi badannya meningkat, dia tidak pernah pingsan, pusing, atau merasakan gejala-gejala seperti yang di alami sewaktu dia sakit. Ada pesan yang selalu di ingat dari ayahnya “Kamu sudah di beri kehidupan baru, mulai sekarang lebih banyaklah bersyukur, tingkatkan iman kamu dan aturlah hidupmu menjadi lebih baik dari hari-hari kemarin”. Mulai sejak itu dia memperbaiki sedikit demi sedikit ke imanan, ibadah dan kehidupannya.
Terharu saya mendengar ceritanya, begitu kuat perjuangannya menaklukkan penyakit dan juga mengejar cita-citanya. Kita yang dalam kondisi sehat terkadang banyak menyia nyiakan waktu, menunda-nunda pekerjaan dan ibadah. Padahal kita tidak tau berapa umur kita. Kapan Allah akan memanggil. Terkadang kita terlalu silau dengan kehidupan yang ada di atas kita. Menginginkan A, B dan C padahal D sampai Z sdah diberikan Allah kepada kita. Saat aku terpuruk karena keinginan yang belum tercapai pada saat itu juga aku mengingat cerita teman tersebut. Bahwa Allah telah memberikan kesehatan kepadaku kepada keluargaku, , begitu banyak orang-orang disekitar ku yang menyayangi ku…tidak selayaknya aku terpuruk kecewa dan menyesali kehidupan.
 Ehmm…diary begitu terkesan aku mendengar cerita teman saya tersebut. Semoga cerita saya juga menginspirasi teman-teman lain yang membaca tulisan saya ini.
Oh ya untuk kegiatan lain saya di sana saya upload saja foto-fotonya dan cerianya dilain kesempata saja….see you….
PPPPTK-Vedca
pembuatan kompos aerobik
Analisis lahan

Analisis lahan

Daur ulang limbah


Di depan cottage

Observasi flora

Me n Manilkara zapota (Sawo)

Kelompok 3 kelompok paling rame

Kelompok 3

Foto dengan Widyaiswara Dra. Wisnuwati, M.Pd

Identifikasi flora di lab bio PPPPTK

Pembuatan awetan blog fauna

Foto pembukaan diklat

Foto with teman-teman lingkungan hidup

Foto saat pengambilan sample air-kegiatan analisis air

Foto lingkungan cottage (penginapan)

Pembuatan kompos aerob

Pembuatan kompos vermikompos

Selasa, 11 Juni 2013

Prepare road to west java

Met siang diary....

Tiga hari lagi aku akan berangkat ke kota yang terkenal klo ga salah dengan manisannya...yaitu kota cianjur jawa barat. Aku akan disana selama 2 minggu....waw....dua minggu jauuuuuh dari rumah. Bayangin klihatannya berat apalagi aku bukan tipe orang yang suka travelling klo tidak dengan suamiku. Ya memang aku sedang tidak travelling. Aku mendapat tugas dari sekolah untuk mengikuti diklat "pengelolaan lingkungan" yang diadakan oleh vedca. Selain tidak suka travelling aku jg kurang suka adaptasi dengan lingkungan baru dan pastinya yang ada disana hal hal baru smua ehmmm.... ~_~. Tapi sebenarnya sih sisi lain hatiku merasakan semangat untuk berpetualang menambah pengetahuan baru.

Untuk persiapan selama dua minggu itu yang menjadi daftar barang bawaan urutan teratas adalah notebook and smartphone tanpa dua benda itu wih....bakal ribet nantinya (kecanduan gadget level lanjut :p). Lalu jangan smpe ketinggalan chargenya masing2.
Selain itu baju-baju juga mesti aku persiapkan...dengar dengar dari teman yang sudah pernah kesana ada jadwal senam pagi juga, berarti nambah lagi daftar bawaan yaitu sepatu olahraga dan baju olahraga...ehm mantab..berarti nih aku mesti cari tambahan tas. Karena kalau koper aja bakal ga muat. Kemarin aku hunting tas yang cocok akhirnya aku "nemu" satu tas ransel dengan warna merah yg bisa buat isi notebook n sepatu sepatuku karena tas tersebut memang banyak space spacenya. Padahal diary selama ini aku paling ga suka tas ransel...but  not bad lah.

Nah untuk menyemangatiku aku berfikiran bahwa aku akan cocok tinggal 2 minggu di cianjur karena udaranya lumayan dingin selain itu daerah sunda kan terkenal dengan lalapannya ehmmm jadi kebayang dehc sambal,ayam goreng kecil, manisa yg direbus trus lalapan mentah lain yang rasanya pasti waw....(itu kalau menu di rumah nenek suami di bandung hehe berharap ditempat diklat makanannya mirip mirip itu >.<)

Rencananya sih aku berangkat hari jumat jm 15.00an dengan kereta eksekutif malabar dari t.agung dan yuuupz pastinya aku tidak sendiri..hehehe aku ditemani oleh bapak mertuaku yang memang asli bandung. Beliau mengiyakan setelah proses "merayu" aku dan suamiku berhasil beberapa minggu lalu. Yes yes....begitu kataku dlm hati krna perjalanan  jadi tdk menakutkan lagi...ada temen ngobrol n aku yang ga tau arah ini ada pemandunya hehe

Sampai di bandung diperkirakan sampe pukul 4 pagi kemudian satu hari istirahat dirumah nenek. Setelah itu hari minggu baru berangkat ke cianjur yang menurut hasil googlingku jarak bandung cianjur sekitar 60 km keselatan.

Aku berharap banget semoga disana aku diberi kesehatan, kemampuan dan tambahan ilmu pengetahuan. Amin.....

Untuk scene2 apa saja yang menarik disana ntar aja aku ceritain klo sudah smpe disana...yang penting prepare dulu sedetail2nya agar ga kesulitan selama disana see you....

Jumat, 19 April 2013

Kopi......uups...berhenti dulu.....

Met malam diary.....

Tak seperti biasanya di meja kerjaku tak lagi ada aroma khas dari si "hitam". Aroma itu telah tergantikan dengan berbagai minuman yang pada awalnya tidak aku bayangkan untuk aku minum. Yahc akhirnya aku harus menghentikan kebiasaan ku untuk konsumsi kafein setiap hari. Aku mau share pengalaman ini khusus untuk pembaca yang very very love coffee tapi punya keinginan untuk berhenti.

Seperti posting sebelumnya diary....setiap hariku tidak bisa lepas dari yang namanya kopi. Aku mengkonsumsi kopi sejak aku duduk di bangku SD. Sebelumnya pernah ada keinginan untuk berhenti tapi mungkin karena kurang kuatnya motivasi tersebut sehingga usaha untuk berhenti selalu gagal. Sampai pada akhirnya saat usia pernikahanku dengan suami sudah menginjak usia ke 5 bulan mei nanti dan kami kebetulan belum dikarunai buah hati oleh sebab itu kami konsultasi dengan dokter SpOG. Ternyata dari pemeriksaan kondisi baik. Dokter hanya menganjurkan untuk terapi hormon. Pada saat itu aku bertanya apakah konsumsi kopi  ada pengaruh dengan fertilitas. Sekilas aku melihat dokternya kaget seraya bertanya "Ibu konsumsi kopi?" aku jawab "iya". Dokter bertanya lagi "Seberapa sering?" aku menjawab "Setiap pagi dok..". Dokter menghela napas kemudian menjelaskan bahwa kafein dapat menurunkan fertilitas sebesar 30%. Dieeeeeeng!!!......meskipun pernah membaca artikel tentang efek kopi bagi wanita akan tetapi dengar langsung dari dokter kandungan tak luput membuat aku shock apa lagi dokter menambahi "kopi itu seperti narkoba buk, bisa menyebabkan kecanduan dan ketergantungan, cara berhentinya harus bertahap dan disiplin".

Ya iyalah aku juga sering merasakan efek jika sehari tidak meminum kopi badan terasa lemas, tidak fokus bekerja dan yang paling menyiksa adalah sakit yang luar biasa di kepala sebelah kanan mulai kepala belakang sampai pada otot yang melekat pada tulang baji, sudut luar atas mata. Kadang sakit itu tepat diantara dua alis. Belum berakhir penderitaan tersebut sebelum kafein mengisi lambungku masuk dalam aliran darahku dan memacu denyut jantungku.

Pada saat itu aku ga bisa bayangkan harus berhenti minum kopi, bayangkan minuman dengan bau yang sangat nikmat dalam setiap tegukan rasanya beribu-ribu kedamaian terasa dan.....aku harus meninggalkan itu semua?????
Akan tetapi demi mendapatkan "anugerah terindah" kalau memang itu salah satu jalan yang harus aku tempuh dalam hati bertekad bahwa aku bisa dan harus mampu.

Kebetulan mungkin sudah filling 3 bulan terakhir aku sudah mengurangi kadar kopinya. Kalau dulu 2 sendok teh full untuk 1 cangkir maka 3 bulan terakhir sudah 1 sendok teh (tidak full). Nah ini saatnya untuk action menghentikan kebiasaanku tersebut.

Dari hasil browsing-browsing katanya minuman coklat mempunyai efek menenangkan, aku berfikir mungkin itu cocok untuk menggantikan kopi. Akhirnya aku belanja yang namanya coklat. Penuh semangat dan tekad yang bulat akhirnya hari pertama pun aku jalani tanpa kopi. Alhasil tepar......badan lemas, pusing dan tidak fokus bekerja mana jam ngajar saya waktu itu full sampai jam 13.00 WIB dilanjut ngajar ekskul tari jam 15.00 WIB. Dengan kepala yang terus berdenyut aku berusaha untuk cuek. Pulang ngajar ekskul rasanya sudah hampir menyerah aku berfikir keras untuk mencari sesuatu yang harus saya minum. Saya melihat kulkas ada wortel ( meski untuk sayur saya selalu beli wortel buah karena menurut saya wortel itu lebih cantik dan perfect jika ditaruh di kulkas hehehe....). Nah akhirnya aku jus aja wortel tersebut.....dan aneh pusing itu lama kelamaan mereda. Ehm penasaran selain vitamin A kira-kira apa sih kandungan dari si umbi "orange" itu. Kalo sudah penasaran seperti itu langsung dehc tanya mbah Google dan ketemu artikel yang menyatakan bahwa:
Umbi wortel memiliki kandungan nilai gizi dan kalori per 100 g bahan segar :
Kalori 42,00 kal, Protein 1,20 g, Lemak 0,30 g, Karbohidrat 9,30 g, Kalsium 39,00 mg, Fosfor 37,00 mg, Besi 0,80 mg, Natrium 32,00 mg, Serat 0,90 g, Abu 0,80 g, Vitamin A 12,000,00 si, Vitamin B-1 0,06 mg, Vitamin B-2 0,04 mg, Vitamin C 6,00 mg, Niacin 0,60 mg, Air 88,20 g. Sumber : Direktorat Gizi, Depkes RI (1981) dan Food and Nutrition Research Center Handbook No.1, Manila (1964) dalam Rahmat Rukmana (1995).
Sehingga selain vitamin A terdapat juga vitamin B yang mana manfaat vitamin B bagi tubuh adalah:
Seluruh fungsi sistem saraf, termasuk otak, diatur oleh vitamin B1, B6 dan B12. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depres - See more at: http://atjehpost.com/read/2012/06/18/12264/0/18/6-Manfaat-Vitamin-B-Kompleks-Bagi-Tubuh#sthash.nJgyWe45.dpuf
Seluruh fungsi sistem saraf, termasuk otak, diatur oleh vitamin B1, B6 dan B12. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi. - See more at: http://atjehpost.com/read/2012/06/18/12264/0/18/6-Manfaat-Vitamin-B-Kompleks-Bagi-Tubuh#sthash.nJgyWe45.dpuf
Mengatur fungsi sistem saraf, termasuk otak. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi. 
Seluruh fungsi sistem saraf, termasuk otak, diatur oleh vitamin B1, B6 dan B12. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi. - See more at: http://atjehpost.com/read/2012/06/18/12264/0/18/6-Manfaat-Vitamin-B-Kompleks-Bagi-Tubuh#sthash.nJgyWe45.dpuf
Seluruh fungsi sistem saraf, termasuk otak, diatur oleh vitamin B1, B6 dan B12. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi. - See more at: http://atjehpost.com/read/2012/06/18/12264/0/18/6-Manfaat-Vitamin-B-Kompleks-Bagi-Tubuh#sthash.nJgyWe45.dpuf
Wah-wah dalam otak saya langsung kepikiran ide bahwa saya harus minum jus wortel tersebut setiap hari agar dapat menenangkan syaraf saat tegang dan sakit.

Now menu minumanku berubah. Pagi minum secangkir coklat panas, siang sepulang mengajar jus wortel dan malam minum susu. Hehehe.... mungkin ada pertanyaan apa ga bikin berat badan bertambah...??? ya memang benar tapi pertambahan berat badan tersebut masih dalam kondisi wajar mengingat dahulu menurut beberapa teman badanku cukup kurus dengan bertambahnya berat badan membuat aku tambah PD hahaha.

Alhamdulillah pusing yang aku rasakan mulai berkurang bahkan menginjak minggu ke 2 aku tidak lagi merasakan pusing. Cuma ada efek yang masih sulit aku tangani yaitu "mengantuk". apalagi kalau sudah diatas jam 19.00 WIB mata ini sudah tidak lagi bisa diajak bekerja sama dan...finally bantal dan guling lah temanku selanjutnya hehehe....

Bagi pecinta kopi saya mohon maaf terkait corat coret diatas....tapi jujur saya masih sangat mencintai kopi dan masih menikmati aroma kopi setiap membuatkan tamu yang datang kerumah. hikz...kopi suatu saat aku akan kembali.....tunggu saya.....

Kamis, 31 Januari 2013

Penokohan menurut versiku : The Palace of Illusions

Siang diary...
akhirnya selesai juga aku membaca buku The Palace of Illusions (Istana Khayalan). Sebenarnya aku secara tidak sengaja menemukan buku ini diperpustakaan sekolah. Saat aku tertarik buku yang di bawa salah satu siswaku yaitu "Kitab Cinta Yusuf Zulaikha" dan memintanya memberitahuku saat dia selesai membaca. Saat meminjam buku itulah sudut mataku menangkap sebuah buku dengan sampul berwarna menarik, sebuah istana dengan langit hijau semburat kuning dengan bintang-bintang serta warna kaki langit lembayung dan judul yang membuat penasaran. Pertama yang aku lakukan adalah melihat sinopsis buku itu. Dalam sinopsis tersebut aku membaca bahwa buku itu adalah buku yang menceritakan kisah Mahabarata. Aku semakin tertarik karena kisah itu adalah kisah-kisah dongeng yang selalu diceritakan ibuku saat aku masih kecil. Dalam sinopsis tersebut juga dijelaskan bahwa kisah Mahabarata yang ditulis didalam buku karangan Chitra Banerjee Divakaruni ini diceritakan melalui sudut padang Dropadi putri kerjaan Panchala yang menjadi istri dari Pandawa Lima.

Meskipun buku ini memiliki 496 halaman, tidak sedikitpun kata-kata aku baca sambil lalu seperti saat aku membaca cerita novel yang membosankan yang penuh dengan kata-kata yang kurang bermakna. Setiap kalimat yang terdapat dalam buku ini begitu penuh makna dan arti, berhubungan dengan setiap peristiwa. Sehingga saat ada kalimat yang sambil lalu aku baca maka kalimat selanjutnya harus memaksaku untuk mengulangi membaca kalimat yang aku tinggalkan. Sungguh tidak membuat bosan malah sebaliknya rasa penasaran akan cerita apa yang terangkai selanjutnya membuatku meluangkan waktu untuk mencermati setiap kata-katanya.

Cerita Mahabarata bukan cerita asing bagiku diary...sama dengan cerita Ramayana yang telah aku bahas pada posting yang lalu. Cerita itu adalah cerita penghantar tidurku disaat aku masih kecil, keingin tahuanku dan rasa penasaran setiap ibuku bercerita tentang Pandawa Lima, tentang Kunti ibunya dan tentang Drupadi yang pada saat itu diceritakan oleh ibuku adalah istri Yudistira bukan istri dari ke Lima pandawa (mungkin saat itu ibuku memilih kata-kata yang tepat untuk anak seusiaku karena aku yang selalu ingin tahu akan bertanya lagi kenapa seorang perempuan bisa menikah dengan lima laki-laki sekaligus) sampai membuat ibuku kewalahan karena cerita itu akan membuat penasaran jika diceritakan sepenggal demi sepenggal tetapi ibu selalu sabar untuk sedikit demi sedikit bercerita sehingga kisah-kisah itu terangkai dan menjadi kisah yang tak asing lagi ditelingaku.

Okey berikut adalah ulasan penokohan menurut versiku sebagai pembaca dalam memahami buku ini. Tapi sebelum mengulasnya untuk memuaskan imajinasi berikut adalah cover buku yang aku baca:
Cover buku yang aku baca dan sudah di alih bahasa oleh Gita Yuliani K

Cover buku asli yang ditulis oleh Chitra Banerjee Divakaruni

Buku ini diawali dengan cerita yang berbeda dari yang aku dengar versi pewayangan ibuku. Kelahiran Drupadi dari api yang datang bersamaan dengan kakaknya Drestajumna (kalau ibuku bilang Tresnajumna). Dari sudut padang Drupadi inilah aku sebagai pembaca dapat melihat sisi-sisi pemberontakan yang lumrah sebagai seorang perempuan yang ingin hidup bebas tidak terkekang tradisi sebagai perempuan. Nah ulasanku kali ini akan membahas karakter yang ada dalam cerita:

Sumber foto : Wikipedia
1. Drupadi/Panchali/ Krishnaa (panggilan khusus dari Krishna)

Dalam buku ini menceritakan seorang perempuan yang lahir secara tidak wajar (muncul dari api) yang sejak awal diramalkan sudah mengemban tugas yang sangat berat dan mengerikan. Tugas tersebut adalah merubah sejarah dan menjadi pemicu kehancuran manusia pada abad ke empat. Drupadi yang selama ini aku pahami dari berbagai cerita seorang yang sabar, baik dan berhati lembut ternyata diceritakan memiliki karakter yang sangat berbeda. Dia seperti perempuan pada umumnya memiliki sifat yang selalu ingin tampil berbeda, menjadi pusat perhatian, mendambakan cinta sejati, rasa ingin tahu, sedikit angkuh, jiwa pemberontak saat dikekang dan tak jarang emosi mengalahkan logikanya. Tentu aku dalam hal ini tidak menyudutkan perempuan akan tetapi memang benar adanya bahwa perempuan terkadang jika sudah terbawa emosi butuh kemampuan yang luar biasa untuk bisa memandang masalah kembali dengan logika. Bahkan dalam buku ini diceritakan karena ketidakberdayaannya dalam mengalahkan emosi, kesombongan dan juga harga diri membuat sumpah mengerikan terucap dari mulutnya. Kemarahannya dan juga ke egoisannya membuat para wanita menjadi janda, para ibu kehilangan putranya, membuat adik harus membunuh kakaknya, membuat cucu harus membunuh kakeknya, membuat seorang paman yang tersayang harus memusuhi keponakan-keponakannya bahkan membuat seorang ayah mengremasi mayat anak yang baru dia temukan dalam sebuah perang besar yang bernama perang Bharat atau kita kenal "Perang Bharatayudha" di medan yang bernama "Kurusetra".

Drupadi mempunyai sisi unik dari perempuan yang kadang kita akui atau tidak memang  ada pada diri kita. Mungkin saat membaca cerita tersebut kita mengerutkan dahi kecewa atau tidak setuju atas apa yang dilakukan oleh Drupadi tapi jika kita membuka fikiran lebih luas lagi kita bisa memaklumi bahwa hal itu wajar. Dia tidak bisa memilih laki-laki yang dicintainya, dia yang notabene adalah seorang putri harus hidup menderita saat hari pertama pernikahannya, dia yang dengan penuh kebahagiaan dan kebanggaan ikut dalam pembangunan istana khayalan yang dikenal Indraprastha, istana yang setiap detail ruangan adalah refleksi dirinya harus kehilangan itu semua di meja judi pertaruhan suaminya. Dia yang dipermalukan di hadapan para raja, orang-orang yang dihormati dan lelaki yang di cintainya secara diam-diam tanpa ada pembelaan dari kelima ksatria yang dianggap suaminya. Semua menjadi sangat wajar jika dia marah dan meluapkan emosinya dalam sebuah sumpah yang entah bagaimana akan terlaksana sebagai akhir peradapan pada abad ke empat. Bukankah itu wajar?. Jika ada seorang wanita menikah karena terpaksa, kehilangan rumah yang dibangun dengan sepenuh jiwa dan dipermalukan di depan publik seakan dia bukan seorang  wanita terhormat tanpa ada pembelaan bahkan oleh suaminya sendiri. Ehm....entahlah......kita lanjut saja ke karakter lain yang aku suka.

2. Pandawa Lima (Yudhistira,Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa)

Sulit mencari lukisan yudhistira versi india nya hehe
Yudhistira kalau dalam cerita pewayangan namanya Puntadewa memiliki karakter yang seakan tanpa cela. Bijaksana, baik hati, sabar, suci dan tidak pernah berprasangka. Begitu setidaknya dongengku dulu waktu kecil. Akan tetapi berdasarkan cerita yang aku baca memalui sudut padang Drupadi terkadang aku merasa jengkel dengan sikap-sikap Yudhistira yang terlalu memegang teguh hukum dan filsafat. Tidak pernah sekalipun menempatkan diri bahwa dia wajib melindungi istri dan juga saudara-saudaranya. Seringkali Yudhistira menempatkan istri dan saudaranya dalam bahaya. Seperti saat permainan dadu dia mempertaruhkan istana yang dibanggakan oleh istrinya, saudara-saudaranya sebagai budak bahkan dimeja judi pula dia mempertaruhkan istrinya untuk dipermalukan di depan umum seperti layaknya wanita tidak terhormat. Selain itu di tiga perempat buku di ceritakan pula dia yang meminta Abimanyu putra Arjuna yang mana pada saat itu istrinya sedang hamil muda untuk masuk ke pertempuran sendiri hingga akhirnya Abimanyu tewas mengenaskan dengan tubuh terpotong-potong karena dikeroyok oleh bala Kurawa.


Bima dalam cerita wayang disebut sebagai Werkudara. Entahlah aku paling suka karakternya.  Sama seperti aku menyukai karakter Hanuman sang kera putih dalam cerita Ramayana. Mungkin sama-sama titisan dewa Angin/Bayu itulah yang membuat karakter mereka hampir sama. Dia yang menurut pandanganku dari buku tersebut memiliki jiwa yang lurus. Dia berani membela saudara-saudaranya. Dia yang sangat memanjakan seorang ibu dan dia yang setulus hati mencintai Drupadi. Apapun yang diinginkan Drupadi selalu dia turuti. Benar-benar pria romantis dibalik kegarangannya. Dia pulalah yang menangis saat Drupadi harus menjemput ajalnya saat perjalanan akhir. Sayangnya Drupadi tidak benar-benar mencintainya.







Arjuna yang dalam cerita wayang memiliki banyak nama seperti Janaka, Permadi dan lain-lain. Tokoh yang sering digambarkan, di ilustrasikan dalam sebuah tarian yang akupun juga suka menarikannya. Kalau menurut dongengku dia adalah laki-laki tampan bahkan sangat tampan, memiliki kemampuan memanah yang luar biasa memiliki banyak istri dan berjiwa lembut apalagi dengan perempuan. Di buku ini karakternya hampir mirip tetapi ada beberapa yang membuat aku mengerutkan dahi karena mungkin aku baru tau penggambarannya dari sisi Drupadi. Sebagai seorang kesatria yang lebih kepada keinginannya mencapai kejayaan di medan pertempuran. Dari buku ini aku pun jadi tau sosok Arjuna yang sangat lihai dalam berjuang ada kalanya dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk melawan para perampok yang menghancurkan negeri Dwaraka (kerajaan Krishna). Saat kesedihan yang mendalam karna kematian Krishna di dunia membuatnya lemah dan tidak berdaya bahkan untuk melawan para perampok yang dulu saat kejayaannya dengan satu bidikan anak panah bisa menyelesaikan semuanya.

Nakula dan Sadewa tidak banyak yang menceritakan kedua tokoh kembar ini selain mereka adalah putra kesayangan Kunti. Meskipun mereka bukan anak kandungnya

3. Kunti
Seorang ibu yang menurut cerita dalam buku ini memiliki jiwa dan tekad kuat untuk memastikan bahwa anaknya mendapatkan warisan yang sebagaimana mestinya telah menjadi haknya yaitu Hastinapura. Seorang ibu yang menyayangi anak-anaknya sama seperti seorang ibu pada umumnya. Seorang ibu yang sedikit kawatir menantunya akan membuatnya tersingkir dari hati para anak lelakinya sehingga dengan kata-kata halus tapi tajam selalu mengkritik tindakan para menantunya terutama Drupadi. Seorang ibu yang juga merupakan seorang wanita yang menyimpan sisi kelam masa lalunya dan demi harga dirinya dia tidak mau mengakui kehadiran seorang anak diluar pernikahannya. Dan demi harga dirinya pula di harus melihat anak diam-diamnya terbunuh oleh salah satu dari kelima putra kesayangnnya.

Mungkin kalo versi india tidak demikian
4. Gatutkaca
Meskipun dibuku ini hanya sedikit dibahas tentang Gatutkaca putra Bima dengan raksasa Hidimba yang di pewayangan disebut Arimbi. Tapi sesi kematian Gatutkaca ini membuat hatiku saat membaca terharu. Gatutkaca yang begitu bahagia bertemu ayahnya, mengidolakan ayahnya membaktikan diri untuk ayahnya akhirnya mati dimendan pertempuran. Kalau tidak salah diperpustakaan aku juga melihat cerita tentang buku dari sudut pandang Gatutkaca ehm...jadi ga sabar aku membacanya mungkin diposting lain aku bisa membahas lebih banyak lagi tentang karakter ini.






5. Dhuryudana
Duryudana dan Dorna
Tokoh antagonis yang kalau menurut imajinasiku adalah pangeran dengan wajah menyeramkan dan sangat luar biasa jahatnya. Tapi dibuku ini menurut sudut pandang Drupadi, Duryudana tidak sejahat itu. Dari segi wajah digambarkan seorang yang tampan tapi memiliki jiwa yang angkuh dan sangat suka dengan harta benda (wajar karena sejak kecil dia adalah pangeran). Sifat tamak iri dan dengki sebenarnya berassal dari hasutan Patih Sengkuni yang merupakan pamannya sendiri. Ada beberapa sifat Duryudana yang menurut pemahamanku dari buku ini mengagumkan. Pertama dia merupakan sahabat sejati dari Karna. Dia yang membela dan memberikan kehormatan pada karna yang pada saat itu di hina oleh para Tetua dan juga Pandawa. Duryudana selalu mengikuti saran dan anjuran dari Karna selain tentu dari patih sengkuni. Duryudana merupakan pejuang sejati yang mana dia lebih baik mati daripada menyerah kepada musuh. Ya....paling tidak itulah sisi baiknya


6. Karna
Putra diam-diam Kunti sewaktu masih muda dengan Dewa Matahari sama dengan ayah Arjuna. Sehingga sering digambarkan, wajah Arjuna dan Karna memiliki kesamaan. Begitu pula dengan kemampuan bertarungnya. Nasib yang kurang beruntunglah yang membuat Karna salah memilih sahabat, salah memilih kesetiaan dan juga salah tidak memperjuangkan cintanya. Dalam hal ini aku sedikit ragu apakah benar Karna adalah cinta diam-diamnya Drupadi? yah karena membaca buku ini aku percaya saja. Andaikan Drupadi tidak dengan sombong bertanya asal-usul Karna saat sayembara, saat Karna pun menyetujui usul Kunti yang memintanya berpihak pada Pandawa tentu cinta mereka akan bersatu. Karena Karna adalah putra Kunti jadi secara tidak langsungpun berdasarkan perkataan Kunti "Apapun itu yang kalian bawa (Drupadi) harus dibagi sama rata diantara seluruh putraku" maka Drupadi juga dapat menjadi Istri dari Karna. Dan karena sumpah setianya kepada persahabatan maka dia harus rela membunuh keponakannya Abimanyu dalam pengeroyokan tidak adil, membunuh keponakannya Gatutcaka dan akhirnya dia dibunuh oleh adiknya seayah dan seibu yaitu Arjuna.

7. Krishna
Menurut cerita Krishna adalah titisan dari Dewa Wisnu yang aku rasa berperan dalam peri yang selalu menyelamatkan para pandawa.  Dari awal sampai akhir cerita aku menyukai penokohan Krishna yang misterius. Datang selalu tepat saat Drupadi membutuhkan. Sikapnya yang bijaksana menurut pandangan Drupadi, selalu memberikan nasehat-nasehat bijak. Membantu Drupadi menahan luapan emosinya, membantu pandawa memutuskan permasalahan rumit. Tetapi ada juga sikapnya yang membuat aku mengerutkan dahi saat dia memberikan nasehat untuk melakukan hal-hal yang dinilai kurang berjiwa kesatria seperti meminta Arjuna membunuh Karna saat Karna memperbaiki kereta kudanya, membuat strategi pembunuhan Bisma dengan menaruh Srikandi di depan Arjuna sebagai perisai yang pasti Bisma sebagai kesatria tidak akan melawan perempuan sehingga saat lengah Arjuna diminta melesatkan anak panah menembus dada bisma (meskipun tidak membuatnya terbunuh tapi membuat dia roboh dan tak mampu lagi berperang). Yah itulah sifat misterius Krishna.

Ehm....aku rasa ulasan penokohan dalam cerita ini cukup sekian dulu.
Hal yang dapat aku petik dari cerita ini adalah : Pikiran kadang dikeruhkan oleh emosi, sedangkan emosi dapat menyebabkan becana dalam kehidupan. Penyesalan di kemudian hari tidak akan memberikan efek signifikan dalam merubah jalannya cerita dimasa lalu tapi sedikit banyak menjadi pelajaran di kehidupan yang akan datang.

Huffhhh...capek diary ga terasa dah adzan Dhuhur......off dulu 

Catatan : gambar-gambar diatas saya ambil dari berbagai sumber untuk menguatkan imajinasi saja maaf jika tidak sesuai....^_^





Selasa, 18 Desember 2012

Hujan

Air itu turun dari presipitasi awan yang kelam....
Membasahi bumi pertiwi..
Menyejukkan panas atmosfer yang menyiksa...
Tiap tetesa air sebagian akan berinfiltrasi masuk dalam pori-pori tanah 
Di seleksi dan dikeluarkan kembali dalam kondisi bersih dari berbagai senyawa berbahaya
Munculah mata air murni sumber kehidupan makhluk di alam muka bumi...

Tetesan air dapat menggeliatkan biji yang berdormansi
Memacu enzim yang dan memulai proses pembelahan
Membentuk tunas-tunas baru yang lebih hijau dan  segar siap menghadapi tantangan kehidupan

Just my mind:

Air hujan berasal dari awan kelam itu berarti suatu pengalaman yang buruk merupakan awal kebangkitan seseorang.
Air hujan yang langsung berasal dari awan hitam belum bisa secara langsung dimanfaatkan oleh manusia, karena masih mengandung senyawa-senyawa berbahaya karena polusi yang kian meningkat.

Di dunia sekarang ini tingkat kejahatan baik secara langsung maupun terselubung kian meningkat. Tak hanya secara fisik akan tetapi secara moral pun kian menyebar menggerogoti jiwa manusia. Semua berubah menjadi abu-abu. Orang tidak mampu lagi membedakan mana hitam dan mana putih. Andikan ada pun banyak yang dipaksa untuk mengatakan putih menjadi hitam sedangkan hitam menjadi putih. Semua serba sulit prinsip dan kebenaran tercemar seperti layaknya kandungan gas karbon yang seharusnya hanya 0.04% di atmosfer menjadi lebih dari sekian persen. Membuat jiwa manusia menjadi labil cenderung mengutamakan emosi dan melegalkan hal-hal ilegal.

Saat air hujan itu turun dan mengalami proses infiltrasi didalam tanah maka perlu waktu untuk untuk muncul lagi menjadi mata air murni. Di dalam tanah air hujan di saring sedemikian rupa dinetralkan sehingga kandungan zat-zat berbahaya tidak lagi bercampur dengan senyawa H2O.Saat proses kapileritas terjadi maka air tersebut akan muncul menjadi sumber air murni yang siap dimanfaatkan Makhluk hidup terutama Manusia sebagai Khalifah dimuka bumi ini.

Hal itu berarti saat seseorang berbuat salah, jahat dan curang masih terbuka pintu tobat selebar-lebarnya. Saat seseorang berani mengakui kesalahan dan mau sekuat tenaga merubah diri pasti hasilnya akan lebih baik dan menjadi seseorang yang berguna bagi orang lain. Perubahan itu tidak bisa dippaksakan harus berasal dari diri sendiri. Lingkungan hanya merupakan pemicu untuk bisa merubah seseorang tersebut. Seperti saat tetesan air masuk kedalam biji yang mengalami dormansi, maka enzim dalam biji aktif dan memulai proses pembelahan sel. Dari proses tersebut akan muncul tunas baru. Dalam hal ini perubahan dari seseorang yang benar-benar dari diri sendiri maka akan menghasilkan hal baru yang lebih berguna dan bermanfaat.

Jadi kesimpulannya adalah seburuk apapun kehidupan ataupun lingkungan yang kita jalani saat kita memiliki keinginan untuk berubah maka dapat di ibaratkan seperti munculnya tunas baru yang kelak akan berbunga menghiasi dunia.

Senin, 22 Oktober 2012

The Challenge for Teachers in Technology Era



Met malam diary...
Seperti biasa posting kali ni masih berhubungan dengan beberapa pemikiran yang cukup mengganggu hari hariku. Tidak jauh- jauh dari pekerjaan, ini terkait dengan tantangan guru di era teknologi.

Kecanggihan teknologi sekarang ini benar-benar sangat signifikan pengaruhnya terhadap cara belajar siswa. Ada yang menggunakan untuk hal-hal positif, akan tetapi banyak juga yang menggunakan untuk hal-hal yang negatif. Guncangan teknologi yang begitu dasyat dan tidak diiringi dengan pengendalian diri yang cukup bisa membuat seseorang kian terperosok.

Seperti halnya penggunaan telephon genggam (Hp). Harga Hp yang murah membuat semua kalangan memilikinya. Untuk orang yang telah memiliki pekerjaan mungkin Hp adalah sarana yang sangat penting dalam hal berkomunikasi dengn relasi-relasinya terkait dengan pekerjaan. Akan tetapi saat hp itu di miliki anak usia sekolah, Hp akan berubah fungsi menjadi berbagai sarana. Apalagi ditunjang dengan berbagai fitur yang mempermudah segala hal. Contoh fitur kakulator, dengan kakulator dalam hp membuat siswa jadi malas untuk berhitung. Dulu siswa hafal dengan perklian mulai perkalian 1 sampai perkalian 10. Sekarang jika ditanya perkalian yang sederhana saja kebanyakan membka Hp dulu untuk menghitung. Masalahnya adalah saat guru memberi ijin siswa mengoperasikan Hp saat pembelaajaran (dengan alasan berhitung) maka ada beberapa siswa yang memanfaatkan untuk chating, smsan bahkan membuka akun jejaring sosial. Andai mereka melakukan sesekali tidak masalah, akan tetapi realita yang ada adalah saat chating berlanjut maka yang siswa tersebut sulit berhenti dan tidak fokus terhadap pelajaran. Setelah dibuka ternyata isi sms adalah hal yang sangat tidak terkait dengan proses pembelajaran bahkan terkesan mengganggu.

Penggunaan Hp yang berlebihan membuat seseorang malas untuk belajar. Dari beberapa poling pendapat siswa saat ditanya mengapa hasil ujian/tes mereka rendah? maka jawaban terbanyak adalah terganggu dengan hp mereka sendiri-sendiri. Mereka menjadi tidak fokus dalam belajar, bahkan saat ditanya berapa jam mereka belajar sebelum ujian/tes jawaban cukup menakjubkan adalah sebelum masuk keruang ujian. So......jika hanya belajar 5 menit dengan materi sekian banyak sedang saat pembelajaran tidak fokus apa yang bisa diharapkan?





Minat membaca yang turun, usaha untuk memahami suatu materi kurang, mudah putus asa terhadap sebuah soal itu merupakan penyakit yang wajib diberantas.
Tantangan guru di era teknologi ini bagaimana cara membuat siswa suka membaca materi, mudah memahami dan memotivasi untuk tidak mudah putus asa disela sela gempuran teknologi yang kian dasyat. Bagaimana mengubah kegemaran siswa sms hal-hal tidak penting (omong kosong) dengan sms diskusi terhadap suatu materi. Bagaimana mengubah kegemaran siswa melanglangbuana di dunia maya untuk browsing dan membaca berbagai materi yang menunjang pengetahuan yang berguna.

Guru harus memiliki formula baru untuk mengatasi segala permasalahan tersebut. Perlu ditekankan adalah setiap siswa memiliki karakter yang berbeda. Jadi sebagai seorang guru sudah selayaknya dan sepantasnya untuk memahami karakter tiap anak didiknya.

Berat memang diary mengingat tugas yang diemban guru sangat besar. Harus bisa bersabar menghadapi segala sikap dan perilaku anak didiknya dan menghantarkan mereka menuju cita-cita yang mereka ingin capai. "Surga" seorang guru adalah saat meliht anak didiknya sukses dan mau sekedar menyapa saat bertemu. "Neraka" seorang guru adalah saat anak didiknya berperilaku kurang pantas dan merugikan orang lain.

Yahc...terus berusaha saja diary,,,,,lebih sabar,,,,,,dan terus berinovasi mengajak siswa baik secara sadar maupun tidak untuk gemar membaca. tetap semangat.....taklukkan this Challenge

Selasa, 18 September 2012

My Creations

Met siang diary.....

Akhirnya bisa posting juga setelah sekian lamaaaaa.......
Yahc memang kesibukanku akhir-akhir ini sangat luar biasa. Bukan sok sibuk sih cuma selain tugas reguler bikin admin ngajar banyak juga tugas tugas tambahan yang kadang bikin rusak agenda sehari-hari, waktu istirahat dan pola makan.

Nah dari kesibukan itulah masih ada beberapa kegiatan yang membuat aku tersenyum senang. Apalagi kalau bukan yang berhubungan dengan seni tari. Bisa menciptakan suatu kreasi membuat kebahagiaan yang luar biasa...meskipun kita tentunya tidak boleh merasa puas begitu saja atas pencapaian tersebut. Karena rasa puas dari sebuah kreasi akan membuat kita terlena dan tidak akan maju berkembang.

Kreasi pertama di awal pembelajaran 2012/2013 adalah sebuah tari gabungan dari tari halus, kreasi baru, klasik dan di mix dengan kesenian Jaranan Trenggalek. Tarian tersebut ditampilkan dalam acara malam inagurasi PERSAMI. Awal mula bagaimana terbentuknya tarian tersebut adalah sangat sederhana. Begini ceritanya:

Setiap selesai upacara api unggun selalu di tampilkan kreasi seni dari berbagai kelas. Karena penonton adalah siswa-siswa baru saya berfikir akan sangat tepat sekali kalau ajang tersebut dipergunakan untuk menarik minat siswa baru terhadap kegiatan ekskul kesenian. Nah Saya harus berfikir tarian apa yang bisa ditarikan secara masal, tidak membosankan dan harus fresh. Karena seperti yang kita ketahui bahwa minat remaja terhadap musik Tradisional murni tidak seperti tahun-tahun yang lalu. Oleh sebab itu dengan mengandalkan ilmu mixing yang saya peroleh dari suami (wkwkwkwk) saya membuat penggabungan musik tari.

Konsep tariannya adalah Tari Penyambutan/ Selamat datang dengan beat halus saya mengambil musik sendra tari Ramayana saat kedatangan Rama dan Shinta di negara Ayodya.
Kemudian dilanjut musik dengan beat ceria saya mengambil dari musik sendra tari ramayana juga yaitu saat tarian para binatang di hutan Dandaka.
Selanjutnya tarian klasik Bambangan cakil yang saya ambil pas adegan Cakil di naiki pundaknya oleh Arjuna.
(Gambar ini saya ambil saat pensi SMKN 1 Trenggalek tahun 2012 Penari : Richa/Oky)

Yang terakhir adalah Tarian barongan yang dilanjut dengan tari Jaranan yang saya ambil adalah musik waktu Celengan masuk. 


(Video di atas saya ambil dengan menggunakan hp di malam hari jadi mungkin gambar kurang mendukung ^_^)

Pada intinya dari penampilan tersebut saya ingin menunjukkan bahwa di ekskul Tari ada berbagi jenis tarian. Bukan hanya kesenian lokal saja tetapi juga daerah lain. 

Hasilnya cukup menggembirakan semua anggota ekskull dapat menyajikan kemampuan mereka dengan sangat baik. Sambutan penonton pun juga sangat luar biasa jadi bangga dehc klo dah gitu biasanya senyum-senyum terus sendiri wkwkwkwk

Nah kreasi yang kedua adalah saat saya diminta melatih penari untuk iringan pasukan kerajaan saat karnaval. Ketika saya bertanya kepada koordinator, pasukan kerajaan mana yang di ambil ternyata beliau menghendaki kerajaan Majapahit. Mendengar itu otak saja mulai berfikir dan mencari solusi di buat seperti apa ini. Karena Jawa Timur Sulit juga mencari musik yang halus, elegan dan pas buat kerajaan. Karena musik halus cenderung berasal dari daerah Jawa Tengah. Setelah Browsing-browsing cari referensi serta membaca sejarah Majapahit barulah terbersit sebuah konsep dengan membuat sebuah tarian prajurit wanita. Masalahnya adalah harus ada alur cerita. Akhirnya saya mengambil peristiwa pembacaan sumpah palapa oleh patih Gajamada yang di awali dengan tarian dari prajurit wanita yang sangat kental dengan musik Jawa Timur nya (untung menemukan musik yang cocok setelah buka-buka file musik tari saat kuliah dulu)

Nah jadilah tarian tersebut. Sayangnya saya tidak sempat video hanya beberapa foto saja yang sempat saya take. Dan inilah para prajurit Wanita dari Kerajaan Majapahit versi SMKN 1 Trenggalek 

Para prajurit, raja, ratu, dayang, Gajah Mada dan Penasihat
Dari Kiri Depan : Richa, Lilia; Kiri Atas Isri Nanda, Leni, Nanda Latifa dan Dessy 

Saat Perform

With me ^_^

With me again ^_^