My name

Jumat, 02 Mei 2014

Karya seni itu tak harus dihargai dengan uang....



Met pagi diary….

Akhirnya….setelah sekian lama bisa juga posting lagi hehe….
Akhir-akhir ini memang aku sedang istirahat cuti kehamilan yang pertama. Jadi memang lagi nyantai-nyantainya bahkan dapat dikatakan ga da kerjaan sama sekali. Usia kehamilanku meginjak 9 bulan. Masa-masa penantian debay launching ke dunia. Sabar ga sabar harus nunggu sampai waktu yang tepat untuk melihat senyum pertamanya di dunia…..cantik kayak emaknya apa manis kayak bapaknya wkwkwk (narsis plus lebay dikit).

Pada posting kali ini aku mo cerita terkait beberapa kesibukanku sebelum masa cuti. Sebelum cuti kemarin aku sama team mempersiapkan pementasan seni anak-anak SMKN 1 Trenggalek. Meski dalam kondisi perut yang gedhe jalan aja udah agak kesulitan tetep deh semangat 45. Disatu sisi memang hal tersebut adalah tugas dan di sisi lain juga hobby jadi teteplah ga bisa tinggal diam. Dalam pementasan kali ini akan menampilkan sebuah sendra tari yang mengambil kisah yaitu “Minak Jinggo Mbalelo”.Bagi yang belum tahu cerita minak jinggo berikut ada kisahnya yang saya copas dari sebuah blog. Tulisannya cukup representatif daripada cerita yang ada di televisi beberapa waktu yang lalu yang mana banyak alur cerita yang melenceng dan sangat melenceng dari pakemnya. Aiiish....bener-bener tv sekarang hanya mengejar rating tanpa memperdulikan isi cerita sebenarnya. Nah berikut cerita yang benar tentang Minak jinggo tersebut:

Konon disebutkan bahwa pada masa pemerintahan Majapahit yang dipegang oleh Ratu Ayu Kencana Wungu (Suhita) terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh Minak Jinggo. Pokok persoalan pemberontakan tersebut adalah karena Minak Jinggo ingin memperistrikan Ratu Ayu Kencana Wungu tetapi ditolak karena wajah Minak Jinggo seperti raksasa. Hampir saja Minak Jinggo memperoleh kemenangan karena ia sangat sakti sebab memiliki senjata yang disebut gada wesi kuning. Akhirnya Ratu Kencana Wungu membuka sayembara barangsiapa yang dapat mengalahkan Minak Jinggo akan memperoleh hadiah yang luar biasa. Tersebutlah seorang ksatria putra seorang pendeta bernama Raden Damarwulan yang memasuki arena sayembara.

Dalam peperangan dengan Minak Jinggo hampir saja Damarwulan dapat tersingkir. Akan tetapi atas bantuan dua orang selir Minak Jinggo yang bernama Dewi Waita dan Dewi Puyengan akhirnya Minak Jinggo dapat dikalahkan. Selanjutnya Dewi Waita dan Dewi Puyengan menjadi istri Damarwulan. Sebagai imbalan atas kemenangan itu maka Damarwulan akhirnya menjadi suami Ratu Ayu Kencana Wungu dan bersama-sama memerintah di Majapahit. (sumber : http://lukmananakgrajagan.blogspot.com/p/konon-disebutkan-bahwa-pada-masa.html )

Sebenarnya sedikit pesimis juga akankah berhasil sendra tari tersebut, mengingat kondisiku yang sangat tidak mungkin memberikan contoh gerakan-gerakan tari. Akhirnya dengan dibantu oleh seorang alumni yang juga mahir di bidang tari aku mencoba untuk merangkai cerita dan mengkonsepnya dengan durasi 10 menit. Pernah suatu ketika ada beberapa gerakan yang terpaksa aku harus turun tangan untuk memperbaikinya. Aku berfikir kondisiku lumayan fit pada saat itu aku contohi saja beberapa gerakan untuk kiprahan minak jinggonya…Alhasil sampai dirumah perut kram selama 2 hari gilaaaa…..kapok-kapok dan kapok….hikz.. harus tiduran selama 2 hari mengingat usia kandungan pada saat itu masih 33 mingguan aduh masih muda banget jangan sampai deh lahir duluan kasihan si kecil. Setelah istirahat 2 hari akhirnya saat latihan berlangsung aku cuma menunggu  dan sesekali memberi saran saja terutama saat proses perang antara minak jingo dan Damar wulan. Perangan tersebut cukup sulit juga di buat koreografinya karena siswaku belum tentu memahami maksudku tanpa tau contoh gerakannya hehe…tapi Alhamdulillah ke 7 siswa yang terlibat sendra tari tersebut sudah sangat berpengalaman di bidang tari, bahkan yang memerankan Ratu Kencana Wungu pernah menjadi penari duta Trenggalek yang dikirim ke TMII di Jakarta jadi ya lumayan lah sangat membantu.

Mendekati hari H banyak sekali hal yang harus disiapkan selain melatih sendra tari aku juga berperan sebagai koordinator sie acara . Jadi harus mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan acara tersebut. Alhamdulillah selama proses dibantu dua orang partner yang sangat kompeten dibidang seni jadi aku sendiri ga harus turun tangan dalam hal seleksi band dan penyusunan acara demi acaranya. Ga bayangin deh kalau aku juga ikut me nyeleksi band seperti tahun-tahun sebelumnya bisa-bisa si debay di dalam perut ikut lonjak lonjak karena protes kebisingan hehe…

Saat hari H yahc meski ada sedikit miss dengan bagian sie dekorasi tapi pelaksanaan kegiatan pentas seni pun berjalan dengan baik. Bersyukur sekali semua teman bahkan kepala sekolah pun memberikan toleransi pada diriku ini untuk tidak terlalu wira-wiri menyiapkan acara. Akupun bisa duduk manis di samping ibu Kepala Sekolah menikmati sajian demi sajian hal yang sangat jarang sekali saya lakukan…biasanya tahun tahun sebelumnya saya harus selalu stanbay di belakang stage untuk mempersiapkan penampilan demi penampilan. Hehehehe….nikmat di saat hamil benar-benar luar biasa.

Yang sangat menarik, saat penampilan sendra tari berlangsung terlihat bapak pengawas SMK Trenggalek menikmatinya. Dan saat sendra tari tersebut berakhir tepuk tangan terdengar cukup riuh menandakan bahwa pementasan tersebut cukup sukses. Salah satu pengawas tersebut tanpa di duga mendatangiku dan memberikan ucapan selamat bahwa penyajian sendra tarinya sangat memuaskan. Hehehe…tersanjung juga mendengarnya..inilah penghargaan karya seni yang sebenarnya. Bukan dihargai dengan uang tapi sambutan tepuk tangan saat selesai penampilan, ungkapan tulus bagus tidaknya penampilan, kritik serta saran lebih berharga dan bermanfaat. Sekali lagi sebuah karya seni tercipta bukan karena mengejar target uang tapi lebih kepada kepuasan diri dalam menyajikan sebuah pertunjukan. 


Prajurit Ratu Kencana Wungu


Ratu Kencana Wungu memerintahkan Damar Wulan menumpas pemberotakan minak jinggo

Minak jingga dan ke dua selirnya Putri Wahita dan Putri Puyengan

Peperangan Damar Wulan dan Minak Jinggo

Minak Jinggo dengan Gada Wesi Kuning Ditangan mengalahkan Damar Wulan

Gada Wesi Kuning Direbut oleh Damar Wulan

Semua kru / pemain sendra tari Minak Jinggo Mbalelo
 Nah selain band dan sendra tari ada juga seni karawitan, teater dan tari Turangga Yaksa tarian khas kabupaten Trenggalek. 

foto bersama para penari
Grub karawitan smkanesa

Penari sendra tari "Minak Jinggo Mbalelo"




Penampilan teater "?"

Foto bersama para Alumni penari SMKN 1 Trenggalek


Para penari Turangga Yaksa



Penampilan PENSI SMKN 1 Trenggalek di muat dalam koran lokal


Nah diary selepas acara tersebut lega banget rasanya...paling tidak sebelum aku cuti 3 bulan aku bisa berkarya dibidang seni yang rasanya sudah mendarah daging dalam diriku. Setelah cuti nanti sebuah proyek sudah menanti lagi yaitu penampilan untuk memeriahkan HUT RI bulan Agustus. Semoga nanti hasilnya bisa lebih maksimal. 

Btw sudah dulu diary off dulu istirahat ini yang di dalam sudah protes terus diajak duduk lama-lama di depan laptop nendang-nendang terus hehehe....see u next time...



Senin, 11 November 2013

Keajaiban Terindah, my Pregnant!!!!

Met pagi diary.....

Lama banget ga posting....
Di kesempatan ini aku mau berbagi kebahagiaanku diary...
Yah setelah 5 tahun menunggu akhirnya aku mendapatkan anugerahnya...kehamilanku yang pertama. Bener-bener suatu hal yang luar biasa. Bagi teman-teman yang lain mungkin kehamilan adalah suatu hal yang biasa bagi setiap wanita. Akan tetapi menjadi sangat luar biasa bagi orang sepertiku yang telah menunggu selama 5 tahun lamanya. Okey diary inilah ceritaku hingga aku sampai mendapatkan hal terindah ini....

Dimulai dari tahun 2012 sekitar bulan Nopember tepat satu tahun yang lalu. Aku mulai gelisah dengan kondisiku yang sangat mengharapkan kehadiran buah hati yang tak kunjung datang. Akhirnya berdasarkan info dari teman orang tua supaya pergi ke alternatif untuk pijat. Pada awalnya aku menolak, karena aku kawatir kalau di pijat jangan-jangan kondisi kandunganku malah bermasalah. Akan tetapi mendengar cerita dari anak teman orangtua katanya telah berhasil maka okey lah aku nurut. Terapi pijat selama hampir 3 bulan belum ada hasilnya. Aku pun berhenti. Setelah diskusi panjang dengan suami maka kami memutuskan untuk program kehamilan di dr. SPoG di Surabaya.
Kebetulan bulan Pebruari kondisi sekolah sudah tidak sesibuk bulan-bulan sebelumnya karena kebanyakan saya mengajar kelas XII dan materi sudah selesai. Sehingga banyak jam kosong. Dengan ijin kepala sekolah akhirnya aku pun melakukan program tersebut di Surabaya.

Pertama kunjungan ke dokter tersebut saya melakukan cek HSG (Histerosalpingografi), dikenal juga dengan pemeriksaan uterosalpingografi, adalah pemeriksaan sinar X dengan memakai cairan kontras yang dimasukkan ke rongga rahim dan saluran telur (tuba fallopii). Tujuannya adalah untuk mengetahui kondisi saluran telur sekaligus apakah ada sumbatan dan letaknya pada saluran telur yang bisa menyebabkan infertilitas. Pemeriksaan HSG juga bisa mengevaluasi bentuk, ukuran dan struktur rongga rahim sehingga bisa mendeteksi beberapa kelainan seperti tumor jinak di rahim yang tumbuh ke arah rongga rahim (mioma uteri jenis submukosum), polip rahim, perlengketan (adesi) dinding rahim, atau kelainan bawaan rongga rahim seperti adanya sekat pada rahim (septum). HSG biasanya dilakukan sesudah haid tapi sebelum ovulasi, yaitu antara hari ke-9 sampai ke-14 siklus haid. Hasil dari pemeriksaan tersebut adalah bentuk rahim normal, tidak ada miom atau polip akan tetapi saluran tuba falopii ku yang sebelah kanan terumbat. Mulailah aku sedikit down. Akan tetapi dokter selalu memberikan sugesti positif bahwa meski hanya satu saluran telur tetep bisa berpeluang untuk hamil. Oh ya sedikit info bahwa sebelum HSG pasien dianjurkan makan terlebih dahulu kenapa demikian??? ternyata diary proses HSG cukup menyakitkan. Andai pasien belum makan bisa-bisa pingsan di tempat hehehe.....

Pemeriksaan kedua yaitu saat menjelang masa subur yaitu pada hari ke 11 setelah haid. Di situ saya diperiksa sel telurnya dan ukurannya hanya 1 cm, terlalu kecil dan menurut dokter sulit untuk pecah dan berovulasi. Kemudian dokter memberikan vitamin dan diminta datang saat haid pertama bulan depan. Selain itu dokter juga menyarankan untuk berhenti dari kebiasaan minum kopi yang selama ini aku lakukan seperti yang telah  aku posting sebelumnya diary bagaimana caraku untuk berhenti dari kecanduan kopi dan akhirnya berhasil.

Pemeriksaan ke 3 hari pertama haid. Pada hari tersebut aku di beri hormon untuk memperbesar sel telur dan diminta datang pada hari ke 11. Pada saat itu di periksa ukuran sel telurku menjadi 2,1 cm dan 1,7 cm. Luar biasa harapanku tinggi sekali pada saat itu dokter pun berkata bahwa peluang terjadinya fertilisasi cukup besar. akan tetapi Allah masih berkehendak lain diary...fertilisasi belum berhasil dan akhirnya haid pertama aku datang lagi ke dr tersebut. Sang dokter selalu memberikan semangat. Selain pemberian obat hormon melalui oral juga injeksi. Saat dilakukan injeksi itu sakit sekali bahkan aku hampir pingsan karena memang belum makan sebelumnya :p . Setelah beberapa bulan menjalani program tersebut dan belum juga berhasil dokter menyarankan untuk melakukan inseminasi buatan yaitu  proses bantuan reproduksi di mana sperma disuntikkan dengan kateter ke dalam vagina (intracervical insemination) atau rahim (intrauterine insemination) pada saat calon ibu mengalami ovulasi. Ketika aku tanya berapa persen kemungkinan berhasil dokter bilang 12-25%. Wih.....kecil sekali kemungkinannya. Pulang dari dokter cukup shock juga bingung apa yang harus kami lakukan. Sedikit penasaran dengan proses inseminasi aku browsing mencari info terkait proses tersebut. Cukup membuat down prosentase pasien yang gagal lebih banyak daripada pasien yang berhasil. Huhuhu....bener-bener strees saat itu.

Sampai akhirnya bulan Juli dimana bulan ramadhan datang. Pada saat itu aku dan suami memutuskan untuk konsentrasi dahulu ibadah. Karena jika aku lanjutkan program insem berarti aku harus membatalkan puasaku begitu pula dengan suami jadi program ke dokter aku hentikan untuk sementara. Akan tetapi dirumah aku melalukan pperbaikan-perbaikan diri muli dari  meningkatkan ibadah, rajin sholat sunnah, baca Al-quran dll juga menjaga pola makan dengan makanan sehat. Menghindari makanan instan dan berpengawet, memasak sendiri dengan menu yang aku intip dari mbah google dan selalu rajin minum jus wortel dan apel.

Ya memang bulan Agustus aku masih mendapatkan haid dan disaat hari raya idul fitri dimana keluarga berkumpul dan juga tamu-tamu orang tua yang datang berkunjung selalu bertanya dengan pertanyaan yang  sama "Sudah isi belum?" "Kenapa kok belum isi?" "Kok kalah dengan si A, si B dan si C yang baru nikah udah lagsung hamil sekarang anaknya sudah usia sekian bulan?" dll. Itu adalah pertanyaan yang selalu aku dengar dan harus aku jawab, berat rasanya hati ini menjawabnya karena semua itu adalah kehendak dari yang maha kuasa bukan ke inginan ku pribadi. Andai tahu apa penyebabnya dan juga bisa memilih tentu ketika selesai menikah langsung hamil dan dikarunia anak. Akan tetapi sekali lagi semua adalah kehendak yang Maha Kuasa.  Dengan tersenyum aku hanya bisa menjawab sebisaku dan meminta mereka untuk mendoakan semoga aku bisa menyusul si A, si B dan si C. Alhamdulillah suami selalu menguatkanku...sampai suatu ketika dalam diskusi aku memutuskan untuk mengikuti saran dokter yaitu melakukan Inseminasi. Suami masih memberikan pertimbangan bahwa setelah ini kegiatanku akan ful lagi karena perayaan HUT RI yang dilaksanakan bulan agustus sampai bulan september. Aku hitung-hitung masa suburku bertepatan dengan kegiatan puncak HUT aku pesimis berhasil jika melakukan inseminasi. Seperti yang aku baca setelah insem pasien harus bedrest selama minimal 3 hari. Tentu aku tidak bisa melakukannya karena aku adalah salah satu pekerja seni di sekolahku musim HUT adalah musim dimana semua jenis kreasi seni di tampilkan. Jadi kamipun sepakat untuk menundanya lagi sampai akhir bulan september. Bulan agustus sampai september aku isi dengan berbagai kegiatan mulai dari membantu pelatih teater sekolah untuk menampilkan lomba musikalisasi puisi, Alhamdulillah tidak sia-sia karena mendapatkan juara I dan III, kemudian diminta untuk ikut acara gerak jalan 8 km. Selesai itu tiap sore aku melatih siswa-siswa ku untuk persiapan menari di karnaval dan juga bersama tim yang lain membuat dua buah sendra tari yang berjudul "Roro jongrang" dan "Calon Arang". Dalam sendra tari "Calon Arang" akupun ikut berpartisipasi untuk menari mulai dari Start Karnaval sampai Finish. Alhamdulillah sekolah kami mendapat juara harapan I. Itu suatu prestasi juga karena selama ini sekolah kami belum mendaptkan kesempatan mendapatkan juara dalam kegiatan karnaval.

Nah ini adalah team dari sendra tari Calon Arang SMKN 1 Trenggalek
Pose tari Bali

Okey kita lanjutkan...selain kegiatan tersebut aku juga harus mempersiapkan sebuah tarian yang akan ditampilkan di alun-alun kota Trenggalek. Aku mengambil sebuah tarian dari daerah banyuwangi yaitu tari "Cunduk Menur". Siswa hanya saya latih 4 hari. Karena memang pemberitahuannya mendadak nah otomatis aku harus mengerahkan seluruh tenaga ku untuk melatih mereka. Pagi ful ngajar siang sampai sore melatih tari. Tiap hari aku pulang menjelang magrib, sampai dirumah tepar tidak bisa melakukan kegiatan apapun.
Tari Cunduk Menur by SMKN 1 Trenggalek
Nah diary kita kembali ke program kehamilanku, Hari itu kamis tanggal 19 September 2013 hari dimana seharusnya aku mendapatkan Haidku. Karena selama ini siklus haidku tidk pernah mundur selalu tepat 28-30 hari. Tanggal tersebut sudah mencapai hari ke 30. Aku cukup gelisah karena hari kamis aku tidak kunjung haid, aku kawatir  jika Haidku datang hari jumat malam itu berarti bisanya priksa dokter hari senin, nah hari senin itu sudah hari ke 4 tentu tidak diberbolehkan karena ketentuan harus ke dokter saat haid hari pertama sama ke tiga. Akhirnya hari jumat walaupun aku belum haid aku beranikan diri untuk pergi ke Surabaya suami dibela belain sampai cuti untuk njemput aku ke Trenggalek. Karena aku yakin 100% bahwa hari itu aku akan mendapatkan haid. Kami bertekad akan melakukan inseminasi bulan itu segala mental dan juga biaya sudah kami siapkan. Dan sampai di Surabaya ternyata aku belum juga Haid. Panik itu yang ada dalam fikiranku, dan oleh suster pun di tolak suruh kembali saat Haid karena pemeriksaan sebelum Haid itu percuma katanya. Yahc....akhirnya dengan gontai aku kembali ke mobil. Bayangkan dari Trenggalek baru saja sampai Surabaya 5 jam perjalanan langsung pulang...ya memang harus pulang karena besuk saya ful ngajar. Tapi kesana tiada hasil itulah yang membuatku leemas....saat telpp mertua dengan sedikit bercanda mertuaku bilang "Ah...mungkin memang tidak akan haid...kamu mungkin hamil". Kami pun menanggapi dengan tawa antara lucu dan tidak habis fikir dengan perjalanan yang kami lakukan.

Masih berharap-harap cemas sampai hari minggu aku tunggu yang namanya haid, apalagi saat itu aku merasakan kram di perut ya seperti gejala akan haid. Hari minggu itu cukup sibuk juga aku karena ada lomba kreasi hijab yang sekaligus ada fasion show nya. Saat itu aku jadi model temanku..namanya model ya terpaksa pakai heels dengan tinggi 10 cm. Jalan kesana kemari dengan heels tersebut. Di satu sisi aku cukup cemas antara mau haid ataukah memang benar-benar aku hamil. Klo hamil ku cukup merasa bersalah juga pakai heels. Campur aduklah perasaanku saat itu.

Foto saat jalan-jalan dengan heels tinggi ^_^

Hari minggu sore bolak balik ke kamar mandi ngecek apa si H datang apa engga...eh belum datang juga. Suami menanggapi dengan santai "Sudahlah paling kamu hamil." yah....memang ittu harapanku lha tapi kalau tidak apakah tidak hancur perasaanku. Suami menganjurkan untuk beli tespack aku yang tidak mau karen pengalaman berkali-kali melihat hasil yang menunjukkan 1 garis membuatku cukup trauma. Aku bilang ke Suami akan melakukan tes kalau sudah terambat 1 minggu. Minggu malam suami berangkat ke Surabaya untuk bekerja seperti biasa. Setelah di tinggal suami berangkat malam itu aku sangat gelisah...antara mau tes atau tidak. Aku intip di laciku masih ada satu test pack yang masih belum terpakai. Sambil berusaha memejamkan mata aku menunggu esok hari. Setelah sholat tahajud rasa gelisah benar-bener melandaku. Akhirnya aku beranikan diri untuk mengambil sisa test pack yang aku beli beberapa bulan yang lalu. Dengan menguatkan mental aku lakukan tes dan jreng.....jreng....jreng.....lambat laun aku melihat adanya dua garis merah...aku pakai kacamatku jangan-jangan salah dan benar sekali 2 garis.


Berkali-kali tes hasilnya tetep 2 garis......waw senang nyaaaaaaa.... ^_^

Perasaan haru bahagia jadi satu. Disaat aku dan suami sudah mempersiapkan diri untuk melakukan inseminasi buatan ternyata Allah berkehendak lain. Anugerah terindah itu datang di saat kondisi yang tidak terduga. Tidak ada yang bisa menduga atau bahkan menghalangi jika Allah berkehendak.
Intinya adalah ke pasrahan, doa dan ke ikhlasan adalah kunci dari semuanya disamping juga usaha-usaha yang harus dilakukan. Alhamduliah...Alhamdulillah....Alhamdulillah.....

Saat periksa dokter tanggal 28 Oktober 2013 kemarin usia kandunganku berusia 9 minggu 4 hari. Pada saat itu si janin sudah bergerak aktif dan jetak jantungnya sudah terdengar. Benar-benar luar biasa akhirnya aku pun mengalami masa-masa indah tersebut.
Ini hasil usg calon baby usia kandungan 9 minggu 4 hari panjang janin 2,75 cm

Mohon doa dari semua yang meluangkan waktu membaca coretan ku ini agar saya dan calon bayi diberikan kesehatan dan kelancaran sampai proses kelahiran nanti...Amin....

Oh ya bagi calon ibu yang ingin tau gejala kehamilan untuk yang saya rasakan hanya rasa capek yang luar biasa...dan gejala lain sama seperti ketika si H akan datang. Jadi ngga nyangka klo memang mau hamil. Aku menuliskan uraian di atas adalah untuk memotivasi bagi teman-teman yang di luar sana yang memiliki kasus sepertiku untuk tidak berputus asa. Allah pasti akan memberikan disaat yang tepat dan di waktu yang terindah...Insya Allah.

Okey diary aku tak istirahat dulu....karena masa-masa usia kandungan seperti ini harus banyak istirahat...nyambung lagi di lain topik n kesempatan see you...



Selasa, 09 Juli 2013

Bedah Novel Aurora di Langit Alengka

Met sore diary....

Akhirnya selesai juga aku membaca novel setebal 606 halaman. Sebuah novel yang aku temukan dengan tidak sengaja di salah satu toko buku terkenal di Surbaya. Saat itu sebenarnya aku iseng saja jalan jalan ke toko buku karena bosan di tempat kos sendiri sedang suami kerja. Awalnya aku ingin mencari buku tentang "Taksonomi Tumbuhan" tetapi setelah muter ternyata aku tidak menemukannya. Cukup kecewa juga toko sebesar itu koleksi buku untuk MIPA tingkat lanjut sangat kurang. Untuk mengobati rasa kecewaku aku langkahkan kaki ke bagian novel, dan tertumbuklah mataku pada sebuah novel dengan judul "Aurora di Langit Alengka". Sekilas dari sinopsis tidak cukup membantuku mengetahui isi ceritanya karena sinopsisnya hanya ada dua kalimat saja. Mungkin memang sengaja untuk memancing rasa penasaran bagi calon pembacanya. Yang membuat aku tertarik adalah testimoni dari ke H. Manteb Soedharsono yang menyatakan "Saya dukung Penulisan novel ini. Ditunggu cerita berikutnya pada zaman Mahabaratha". Mulai dehc saya bolak balik buku tersebut dan memantapkan hati untuk membelinya. Yahc akhirnya aku mengantongi novel tersebut saat pulang dan ketika di tanya suami sambil meringis aku bilang ga jadi beli buku taksonomi tumbuhan dan jadinya beli novel. Suamiku cuma tertawa sambil mengacak rambutku dia berjanji mengantar ke toko buku lain yang lebih lengkap.

Okey sekarang kita masuk ke area novel. Berdasarkan cover aku sudah menebak bahwa ceritanya adalah tentang 4 orang anak dari abad modern yang masuk ke dunia pewayangan. Akan tetapi ada yang janggal pada cover tersebut bahwa gambar Rama dan Sintha di pojok kanan menggunakan gambar tokoh dari India. Padahal setelah meilihat ilustrasi gambar dan juga membaca novel tersebut ternyata alur ceritanya mengambil pewayangan jawa. Berarti tidak singkron isi dengan covernya.
Coba perhatikan cover buku ini
mengapa tidak seperti ini?
Atau seperti in?

Atau seperti ini????? wkwkwk kalo yang ini jangan dihiraukan ga penting banget
Ah...whatever lah ya meski bagi ku cukup mengganggu yang penting kan isinya. Saat saya membaca halaman-halaman awal buku ini terbersit sedikit rasa kecewa. Alurnya terlalu remaja tidak sesuai dengan umurku ^_^ begitu juga pemilihan kata-katanya. Yahc mungkin novel itu di tujukan pada kaum remaja. Akan tetapi semakin masuk kedalam ceritanya semakin menarik kata kata yang dipergunakan lebih tertata dan indah seperti kata-kata dalam pewayangan pada umumnya and finally aku pun mulai menikmati membaca novel tersebut sampai akhir cerita.

Seperti yang telah singgung diatas bahwa novel ini menceritakan tentang 4 anak dari Jakarta penggemar wayang yang memiliki suatu geng yang bernama Sarotama. Nama Sarotama diambil dari nama salah satu senjata milik Arjuna. Ke empat anak tersebut bernama Putriaji Dyah Kusumayu Larasati (Laras) kelas 3 SMP, Maskumambang Setiaji Priyambodo (Mambang) kelas 2 SMP yang juga merupakan adik kandung Laras. Anggota ke tiga adalah Raditya Putra Aninditya (Radit) Kelas 3 SMP dan yang terakhir Sembara Kelana Mahardika(Bara) kelas 2 SMU yang merupakan ketua geng Sarotama tersebut. Kisah ini berawal saat terdengar desas desus yang mengatakan bahwa dunia wayang itu sebenarnya ada, bukan sekedar imajinasi dari para pujangga di jaman dahulu. Hal tersebut memacu semangat anggota geng terutama Laras yang sangat mengidolakan Sintha dalam cerita Ramayana untuk mencari lorong waktu yang dapat membawanya ke dunia Wayang tersebut dengan misi utama adalah merubah alur cerita dengan menyelamatkan Sintha dari penculikan Rahwana.

Berdasarkan hasil penelusuran di dunia maya akhirnya diketahuilah bahwa sumber desas desus tersebut berasal dari desa Klaten tempat tinggal seorang dalang sepuh yang bernama Ki Gondobayu. Singkat cerita mereka berempat menemukan kotak wayang tua di sebuah gandri yaitu ruang penyimpanan harta benda pemilik rumah. Saat mereka terpesona dengan wayang-wayang yang mereka ambil Bara tanpa sengaja memainkan sebuah cempurit yang biasanya dipergunakan dalang untuk membuat irama memulai lakon dan sebagai acuan bagi musik pengiring. Saat cempurit dimainkan Bara, keajaiban terjadi kotak wayang yang semula berisi tumpukan wayang tiba-tiba berubah menjadi sebuah lubang yang dalam dan memiliki lorong gelap yang menghubungkan dengan dunia wayang. Dimulailah petualangan ke empat anak tersebut dari berbaur dengan masyarakat sekitar, menuju Ayodya untuk melihat secara langsung pesta pernikahan Rama dan Sintha, melihat berbagai dewa dan dewi yang beterbangan dari kayangan untuk menghadiri pesta pernikahan Rama dan Sintha, pergi ke hutan Dandaka demi memberi peringatan Sintha untuk tidak tertarik dengan kamuflase kijang emas yang merupakan jelmaan Kala Maricha yang merupkan patih kerjaan Alengka suruhann Raja Rahwana. Memang usaha mereka berhasil Sintha tidak berhasil di culik oleh Rahwana akan tetapi sebagai gantinya adalah Laras yang menjadi korban penculikan. Ternyata Rahwana salah culik dalam hal ini. Mulai dari sini lah cerita menjadi semakin menarik. Yang membuat aku senang lagi Burung Jatayu Raja segala burung yang pada cerita aslinya mati karena menolong Sintha saat penculikan dalam cerita ini tidak mati karena memang tidak ada penculikan Sinta. Cerita saat adegan matinya burung Jatayu selalu membuat hatiku teriris-iris. Ga tega saja lihat manusia or Raksasa dalam cerita ini membunuh hewan dengan mematahkan sayapnya issshhhh.
patung burung jatayu


Selain itu cerita Hanoman obong pun juga tidak ada, yang menjadi duta rama untuk perdamaian adalah Anggada, anak dari Resi Subali. Untuk cerita lain-lainnya hampir sama dengan cerita saat penculikan Sintha pada umumnya. Sedikit kecewa juga ke heroikan Hanoman tidak terlalu dimunculkan dalam cerita ini. Padahal saya sangat mengidolakan tokoh kera putih ini
Foto Hanoman obong 1

Foto hanoman obong 2
Sampai diakhir cerita Laras dapat di bebaskan oleh pasukan Rama yang berasal dari Gua Kiskenda yang terdiri dari ribuan kera dan berbagai binatang buas yang di pimpin oleh Resi Subali Kalau cerita aslinya kalau ga salah resi Subali di bunuh oleh Rama karena sifat angkara murkanya. Dalam cerita ini Subali mati di tangan Rahwana mengorbankan diri agar ajian Pancasona Rahwana tidak bisa diigunakan karena menurut Subli sang guru Rahwana, ajiian itu tidak akan berfungsi jika sang pemilik mati. Setelah gugurnya resi Subali Rahwana tidak bisa menyatukan bagian tubuhnya kembali saat dipanah oleh Rama dan akhirnya mati. Selain pasukan dari Gua Kiskenda ada juga pasukan burung anak buah dari Jatayu.

Secara keseluruhan cerita ini cukup menarik dan tidak rugi membacanya. Aku membayangkan alangkah kerennya jika cerita ini di angkat menjadi cerita layar lebar dengan bantuan efek dan animasi setara film film Hollywood tentu akan bisa bersaing dengan Iron man III misal, Spiderman or Superman. Sayangnya negara kita belum mampu, saya tidak bilang bangsa Indonesia karena seperti yang diketahui banyak sekali animator asal Indonesia yang sukses di film-film Hollywood. Semoga saja kedepannya dunia per film an lebih diramaikan dengan kreatifitas anak bangsa yang menjunjung budaya dan norma-norma bangsa Indonesia. Bukan mengadopsi budaya bangsa lain yang sangat tidak tepat di pertontonkan untuk generasi muda saat ini.

Ehm udah sore diary...time to take a bath....see you next story....

Judul : Aurora di Langit Alengka (novel)
Pengarang : Agus Andoko
Penerbit : Diva Press
Kota Terbit : Yogyakarta
Tahun terbit : 2013 cetakan pertama Maret 2013
Jumlah halaman : 606 , Ilustrasi 27 halaman

Kamis, 27 Juni 2013

Oleh oleh dari Cianjur "Hidup itu jangan lupa bersyukur dan berjuang"


Met pagi diary….

Hari ini diklat yang aku laksanakan di PPPPTK Cianjur selama 10 hari sudah selesai. Banyak banget pengalaman yang aku peroleh. Selain menambah pengetahuan terkait materi pengelolaan sekolah berbudaya lingkungan juga pengalaman-pengalaman hidup yang membuat aku semakin menyadari bahwa hidup itu tidak selamanya menatap ke atas tapi perlu juga menatap kehidupan dibawah kita agar kita selalu ingat untuk bersyukur.
Salah satu kisah dari seorang teman yang pernah menghadapi masa kritis dalam kehidupannya. Beberapa tahun laulu dia menderita  penyakit Thalassemia yang kata dokter sewaktu-waktu dapat mengambil nyawanya. Penasaran dengan penyakit ini makanya aku googling cari-cari informasi dan akhirnya aku dapat artikel tentang penyakit tersebut.
Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak dan berumur pendek. Seperti yang kita ketahui bahwa umur sel darah merah normal itu 120 hari. Sehingga penderita penyakit ini akan mengalami gejala anemia, pusing dan muka pucat, badan lemah, sukar tidur  dan nasfu makan hilang. Thalasemia dapat terjadi akibat ketidak mampuan sumsum tulang membentuk protein yang dibutuhkan untuk produksi hemoglobin sebagaimana mestinya.
Teman saya diketahui menderita penyakit tersebut saat dia kuliah semester akhir. Disaat dia harus berjuang menyelesaikan skripsinya dia pun harus berjuang untuk hidupnya. Hanya ada dua pilihan yang ditawarkan oleh dokter pada saat itu yaitu operasi sumsum tulang belakang ataukah hanya diberi obat dengan resiko semaktu-waktu dia harus pergi untuk selama-lamanya. Pada saat itu temanku memilih untuk tidak operasi karena dia berfikir operasi resikonya juga cukup besar andaikan terjadi kesalahan, resiko lumpuh seumur hidup harus diterima. Disela-sela perawatannya dia hanya meminta satu kepada Allah yaitu andaikan di panggil semoga hal itu terjadi  setelah dia selesai diwisuda. Dia akan merasa bersalah kepada orang tuanya jika dia belum bisa menyelesaikan kuliahnya. Selama proses perawatan buku-buku selalu menemaninya tekadnya sangat kuat, skripsi harus segera diselesaikan karena waktunya tidak panjang lagi begitu pemikirannya saat itu. Dan akhirnya diapun bisa maju untuk skripsi dan hasilnya pun sangat luar bisa memuaskan. Di saat menunggu wisudanya penyakitnya semakin parah dia sudah pasrah dan diapun dijemput ayahnya untuk pulang ke Klaten dengan tujuan agar dia dekat dengan keluarganya. Dia dijemput dengan menggunakan Travel. Di dalam perjalanannya dia bertemu dengan seseorang yang bertanya kenapa dia kelihatan pucat, ayahnya bercerita kepada orang tersebut tentang penyakit yang diderita teman saya. Entah pengalaman apa yang dimiliki orang yang bertanya tersebut sebelumnya, dia memberi tahu ada beberapa resep obat herbal yang apa saja komposisinya saya lupa. Singkat kata selama di rumahnya teman saya mendapatkan perawatan secara herbal berdasarkan resep yang di berikan orang di travel tersebut. Dan hasilnya sangat tidak di duga lama kelamaan kondisi badannya meningkat, dia tidak pernah pingsan, pusing, atau merasakan gejala-gejala seperti yang di alami sewaktu dia sakit. Ada pesan yang selalu di ingat dari ayahnya “Kamu sudah di beri kehidupan baru, mulai sekarang lebih banyaklah bersyukur, tingkatkan iman kamu dan aturlah hidupmu menjadi lebih baik dari hari-hari kemarin”. Mulai sejak itu dia memperbaiki sedikit demi sedikit ke imanan, ibadah dan kehidupannya.
Terharu saya mendengar ceritanya, begitu kuat perjuangannya menaklukkan penyakit dan juga mengejar cita-citanya. Kita yang dalam kondisi sehat terkadang banyak menyia nyiakan waktu, menunda-nunda pekerjaan dan ibadah. Padahal kita tidak tau berapa umur kita. Kapan Allah akan memanggil. Terkadang kita terlalu silau dengan kehidupan yang ada di atas kita. Menginginkan A, B dan C padahal D sampai Z sdah diberikan Allah kepada kita. Saat aku terpuruk karena keinginan yang belum tercapai pada saat itu juga aku mengingat cerita teman tersebut. Bahwa Allah telah memberikan kesehatan kepadaku kepada keluargaku, , begitu banyak orang-orang disekitar ku yang menyayangi ku…tidak selayaknya aku terpuruk kecewa dan menyesali kehidupan.
 Ehmm…diary begitu terkesan aku mendengar cerita teman saya tersebut. Semoga cerita saya juga menginspirasi teman-teman lain yang membaca tulisan saya ini.
Oh ya untuk kegiatan lain saya di sana saya upload saja foto-fotonya dan cerianya dilain kesempata saja….see you….
PPPPTK-Vedca
pembuatan kompos aerobik
Analisis lahan

Analisis lahan

Daur ulang limbah


Di depan cottage

Observasi flora

Me n Manilkara zapota (Sawo)

Kelompok 3 kelompok paling rame

Kelompok 3

Foto dengan Widyaiswara Dra. Wisnuwati, M.Pd

Identifikasi flora di lab bio PPPPTK

Pembuatan awetan blog fauna

Foto pembukaan diklat

Foto with teman-teman lingkungan hidup

Foto saat pengambilan sample air-kegiatan analisis air

Foto lingkungan cottage (penginapan)

Pembuatan kompos aerob

Pembuatan kompos vermikompos

Selasa, 11 Juni 2013

Prepare road to west java

Met siang diary....

Tiga hari lagi aku akan berangkat ke kota yang terkenal klo ga salah dengan manisannya...yaitu kota cianjur jawa barat. Aku akan disana selama 2 minggu....waw....dua minggu jauuuuuh dari rumah. Bayangin klihatannya berat apalagi aku bukan tipe orang yang suka travelling klo tidak dengan suamiku. Ya memang aku sedang tidak travelling. Aku mendapat tugas dari sekolah untuk mengikuti diklat "pengelolaan lingkungan" yang diadakan oleh vedca. Selain tidak suka travelling aku jg kurang suka adaptasi dengan lingkungan baru dan pastinya yang ada disana hal hal baru smua ehmmm.... ~_~. Tapi sebenarnya sih sisi lain hatiku merasakan semangat untuk berpetualang menambah pengetahuan baru.

Untuk persiapan selama dua minggu itu yang menjadi daftar barang bawaan urutan teratas adalah notebook and smartphone tanpa dua benda itu wih....bakal ribet nantinya (kecanduan gadget level lanjut :p). Lalu jangan smpe ketinggalan chargenya masing2.
Selain itu baju-baju juga mesti aku persiapkan...dengar dengar dari teman yang sudah pernah kesana ada jadwal senam pagi juga, berarti nambah lagi daftar bawaan yaitu sepatu olahraga dan baju olahraga...ehm mantab..berarti nih aku mesti cari tambahan tas. Karena kalau koper aja bakal ga muat. Kemarin aku hunting tas yang cocok akhirnya aku "nemu" satu tas ransel dengan warna merah yg bisa buat isi notebook n sepatu sepatuku karena tas tersebut memang banyak space spacenya. Padahal diary selama ini aku paling ga suka tas ransel...but  not bad lah.

Nah untuk menyemangatiku aku berfikiran bahwa aku akan cocok tinggal 2 minggu di cianjur karena udaranya lumayan dingin selain itu daerah sunda kan terkenal dengan lalapannya ehmmm jadi kebayang dehc sambal,ayam goreng kecil, manisa yg direbus trus lalapan mentah lain yang rasanya pasti waw....(itu kalau menu di rumah nenek suami di bandung hehe berharap ditempat diklat makanannya mirip mirip itu >.<)

Rencananya sih aku berangkat hari jumat jm 15.00an dengan kereta eksekutif malabar dari t.agung dan yuuupz pastinya aku tidak sendiri..hehehe aku ditemani oleh bapak mertuaku yang memang asli bandung. Beliau mengiyakan setelah proses "merayu" aku dan suamiku berhasil beberapa minggu lalu. Yes yes....begitu kataku dlm hati krna perjalanan  jadi tdk menakutkan lagi...ada temen ngobrol n aku yang ga tau arah ini ada pemandunya hehe

Sampai di bandung diperkirakan sampe pukul 4 pagi kemudian satu hari istirahat dirumah nenek. Setelah itu hari minggu baru berangkat ke cianjur yang menurut hasil googlingku jarak bandung cianjur sekitar 60 km keselatan.

Aku berharap banget semoga disana aku diberi kesehatan, kemampuan dan tambahan ilmu pengetahuan. Amin.....

Untuk scene2 apa saja yang menarik disana ntar aja aku ceritain klo sudah smpe disana...yang penting prepare dulu sedetail2nya agar ga kesulitan selama disana see you....

Jumat, 19 April 2013

Kopi......uups...berhenti dulu.....

Met malam diary.....

Tak seperti biasanya di meja kerjaku tak lagi ada aroma khas dari si "hitam". Aroma itu telah tergantikan dengan berbagai minuman yang pada awalnya tidak aku bayangkan untuk aku minum. Yahc akhirnya aku harus menghentikan kebiasaan ku untuk konsumsi kafein setiap hari. Aku mau share pengalaman ini khusus untuk pembaca yang very very love coffee tapi punya keinginan untuk berhenti.

Seperti posting sebelumnya diary....setiap hariku tidak bisa lepas dari yang namanya kopi. Aku mengkonsumsi kopi sejak aku duduk di bangku SD. Sebelumnya pernah ada keinginan untuk berhenti tapi mungkin karena kurang kuatnya motivasi tersebut sehingga usaha untuk berhenti selalu gagal. Sampai pada akhirnya saat usia pernikahanku dengan suami sudah menginjak usia ke 5 bulan mei nanti dan kami kebetulan belum dikarunai buah hati oleh sebab itu kami konsultasi dengan dokter SpOG. Ternyata dari pemeriksaan kondisi baik. Dokter hanya menganjurkan untuk terapi hormon. Pada saat itu aku bertanya apakah konsumsi kopi  ada pengaruh dengan fertilitas. Sekilas aku melihat dokternya kaget seraya bertanya "Ibu konsumsi kopi?" aku jawab "iya". Dokter bertanya lagi "Seberapa sering?" aku menjawab "Setiap pagi dok..". Dokter menghela napas kemudian menjelaskan bahwa kafein dapat menurunkan fertilitas sebesar 30%. Dieeeeeeng!!!......meskipun pernah membaca artikel tentang efek kopi bagi wanita akan tetapi dengar langsung dari dokter kandungan tak luput membuat aku shock apa lagi dokter menambahi "kopi itu seperti narkoba buk, bisa menyebabkan kecanduan dan ketergantungan, cara berhentinya harus bertahap dan disiplin".

Ya iyalah aku juga sering merasakan efek jika sehari tidak meminum kopi badan terasa lemas, tidak fokus bekerja dan yang paling menyiksa adalah sakit yang luar biasa di kepala sebelah kanan mulai kepala belakang sampai pada otot yang melekat pada tulang baji, sudut luar atas mata. Kadang sakit itu tepat diantara dua alis. Belum berakhir penderitaan tersebut sebelum kafein mengisi lambungku masuk dalam aliran darahku dan memacu denyut jantungku.

Pada saat itu aku ga bisa bayangkan harus berhenti minum kopi, bayangkan minuman dengan bau yang sangat nikmat dalam setiap tegukan rasanya beribu-ribu kedamaian terasa dan.....aku harus meninggalkan itu semua?????
Akan tetapi demi mendapatkan "anugerah terindah" kalau memang itu salah satu jalan yang harus aku tempuh dalam hati bertekad bahwa aku bisa dan harus mampu.

Kebetulan mungkin sudah filling 3 bulan terakhir aku sudah mengurangi kadar kopinya. Kalau dulu 2 sendok teh full untuk 1 cangkir maka 3 bulan terakhir sudah 1 sendok teh (tidak full). Nah ini saatnya untuk action menghentikan kebiasaanku tersebut.

Dari hasil browsing-browsing katanya minuman coklat mempunyai efek menenangkan, aku berfikir mungkin itu cocok untuk menggantikan kopi. Akhirnya aku belanja yang namanya coklat. Penuh semangat dan tekad yang bulat akhirnya hari pertama pun aku jalani tanpa kopi. Alhasil tepar......badan lemas, pusing dan tidak fokus bekerja mana jam ngajar saya waktu itu full sampai jam 13.00 WIB dilanjut ngajar ekskul tari jam 15.00 WIB. Dengan kepala yang terus berdenyut aku berusaha untuk cuek. Pulang ngajar ekskul rasanya sudah hampir menyerah aku berfikir keras untuk mencari sesuatu yang harus saya minum. Saya melihat kulkas ada wortel ( meski untuk sayur saya selalu beli wortel buah karena menurut saya wortel itu lebih cantik dan perfect jika ditaruh di kulkas hehehe....). Nah akhirnya aku jus aja wortel tersebut.....dan aneh pusing itu lama kelamaan mereda. Ehm penasaran selain vitamin A kira-kira apa sih kandungan dari si umbi "orange" itu. Kalo sudah penasaran seperti itu langsung dehc tanya mbah Google dan ketemu artikel yang menyatakan bahwa:
Umbi wortel memiliki kandungan nilai gizi dan kalori per 100 g bahan segar :
Kalori 42,00 kal, Protein 1,20 g, Lemak 0,30 g, Karbohidrat 9,30 g, Kalsium 39,00 mg, Fosfor 37,00 mg, Besi 0,80 mg, Natrium 32,00 mg, Serat 0,90 g, Abu 0,80 g, Vitamin A 12,000,00 si, Vitamin B-1 0,06 mg, Vitamin B-2 0,04 mg, Vitamin C 6,00 mg, Niacin 0,60 mg, Air 88,20 g. Sumber : Direktorat Gizi, Depkes RI (1981) dan Food and Nutrition Research Center Handbook No.1, Manila (1964) dalam Rahmat Rukmana (1995).
Sehingga selain vitamin A terdapat juga vitamin B yang mana manfaat vitamin B bagi tubuh adalah:
Seluruh fungsi sistem saraf, termasuk otak, diatur oleh vitamin B1, B6 dan B12. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depres - See more at: http://atjehpost.com/read/2012/06/18/12264/0/18/6-Manfaat-Vitamin-B-Kompleks-Bagi-Tubuh#sthash.nJgyWe45.dpuf
Seluruh fungsi sistem saraf, termasuk otak, diatur oleh vitamin B1, B6 dan B12. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi. - See more at: http://atjehpost.com/read/2012/06/18/12264/0/18/6-Manfaat-Vitamin-B-Kompleks-Bagi-Tubuh#sthash.nJgyWe45.dpuf
Mengatur fungsi sistem saraf, termasuk otak. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi. 
Seluruh fungsi sistem saraf, termasuk otak, diatur oleh vitamin B1, B6 dan B12. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi. - See more at: http://atjehpost.com/read/2012/06/18/12264/0/18/6-Manfaat-Vitamin-B-Kompleks-Bagi-Tubuh#sthash.nJgyWe45.dpuf
Seluruh fungsi sistem saraf, termasuk otak, diatur oleh vitamin B1, B6 dan B12. Kekurangan vitamin ini menyebabkan seseorang rentan terhadap stres, kecemasan, dan depresi. - See more at: http://atjehpost.com/read/2012/06/18/12264/0/18/6-Manfaat-Vitamin-B-Kompleks-Bagi-Tubuh#sthash.nJgyWe45.dpuf
Wah-wah dalam otak saya langsung kepikiran ide bahwa saya harus minum jus wortel tersebut setiap hari agar dapat menenangkan syaraf saat tegang dan sakit.

Now menu minumanku berubah. Pagi minum secangkir coklat panas, siang sepulang mengajar jus wortel dan malam minum susu. Hehehe.... mungkin ada pertanyaan apa ga bikin berat badan bertambah...??? ya memang benar tapi pertambahan berat badan tersebut masih dalam kondisi wajar mengingat dahulu menurut beberapa teman badanku cukup kurus dengan bertambahnya berat badan membuat aku tambah PD hahaha.

Alhamdulillah pusing yang aku rasakan mulai berkurang bahkan menginjak minggu ke 2 aku tidak lagi merasakan pusing. Cuma ada efek yang masih sulit aku tangani yaitu "mengantuk". apalagi kalau sudah diatas jam 19.00 WIB mata ini sudah tidak lagi bisa diajak bekerja sama dan...finally bantal dan guling lah temanku selanjutnya hehehe....

Bagi pecinta kopi saya mohon maaf terkait corat coret diatas....tapi jujur saya masih sangat mencintai kopi dan masih menikmati aroma kopi setiap membuatkan tamu yang datang kerumah. hikz...kopi suatu saat aku akan kembali.....tunggu saya.....